Senin, 03 November 2014

SIMULASI PERFORMANSI HEAT EXCHANGER TYPE SHELL AND TUBE DENGAN DOUBLE SEGMENTAL BAFFLE TERHADAP HELICAL BAFFLE

resume digilib ITS

PERFORMANCE SIMULATION OF HEAT EXCHANGER TYPE SHELL AND TUBE WITH DOUBLE SEGMENTAL BAFFLE TOWARD HELICAL BAFFLE

Created by :
ADHITIYA, ANGGAREZA  ( 2110105013 )



Subjectpenukar panas
Alt. Subject Heat exchangers
Keywordheat exchanger
shell
tube
baffle
double segmental
helical

Description:
Pada heat exchanger type shell and tube, selain pengunaan baffle yang bertujuan untuk mengarahkan aliran pada sisi shell juga bertujuan untuk meningkatkan laju perpindahan panas yang terjadi antara fluida kerja dengan cara menimbulkan olakan aliran di sisi shell. Olakan �olakan ini nantinya yang akan mempengaruhi besarnya perpindahan panas dalam sisi shell. Pada kondisi standart baffle yang digunakan pada tugas akhir ini adalah jenis double segmental. Double segmental baffle mempunyai tingkat pressure drop yang cukup besar. sehingga perlu di ganti dengan baffle jenis helical yang mempunyai pressure drop yang lebih kecil. Untuk mengetahui performansi heat exchanger maka perlu adanya penelitian lebih lanjut simulasi numerik pada baffle heat exchanger type shell and tube agar didapat pengaruh jenis baffle yang di gunakan terhadap karakteristik aliran dan perpindahan panas dari suatu heat exchanger type shell and tube. Tugas Akhir ini menggunakan program GAMBIT 2.4.6 untuk penggambaran geometri secara tiga dimensi dan program FLUENT 6.3.26 untuk mensimulasi aliran yang terjadi di dalam shell and tube heat exchanger. Pada software FLUENT 6.3.26 digunakan permodelan 3D Steady Flow dengan memilih k � Epsilon RNG sebagai turbulence modeling serta mengaktifkan persamaan energy. Penelitian dilakukan dengan menggunakan dua variasi heat exchanger dengan jenis baffle yang berbeda. Heat exchanger type shell and tube dengan jenis double segmental baffle mempunyai nilai koefisien konveksi rata-rata = 218.408 w/m2.K. Sedangkan untuk helical baffle sebesar = 171.122 w/m2.K. Temperature outflow pada heat exchanger type shell and tube dengan jenis double segmental baffle = 306.7450K. Di ikuti dengan pressure drop sebesar = 2100 pascal Sedangkan untuk helical baffle mempunyai temperatur outflow sebesar = 307.0220K dengan pressure drop sebesar = 500 pascal.

PERANCANGAN MEKANISME UJI KARAKTERISTIK SISTEM KEMUDI

resume digilib ITS

THE DESIGN OF THE STEERING SYSTEM MECHANISM CHARACTERISTIC TEST

Created by :
PAHLEVI, MOCHAMMAD REZA  ( 2110105012 )



Subjectmekanik kemudi
Alt. Subject Steering-gear
KeywordPerancangan
Sistem Kemudi
Mekanisme uji

Description:
Sistem kemudi adalah sistem yang berfungsi mengatur arah dan membelokkan kendaraan. Pada dasarnya sistem kemudi haruslah memenuhi prinsip ackerman. Agar sistem kemudi yang dibuat dapat memenuhi prinsip ackerman diperlukan pengujian. Mekanisme uji sistem kemudi adalah alat yang digunakan untuk mengetahui karaktristik sistem kemudi. Perancangan mekanisme uji pada makalah ini merupakan perancangan alat uji dengan skala 1 : 1 atau digunakan untuk menguji system kemudi kendaraan sebenarnya. Perancangan mekanisme ini menggunakan software Solidworks 2012 dengan permodelan tiga dimensi. Setiap dimensi komponen dan properti material yang digunakan disesuaikan dengan kondisi riilnya Alat ini dirancang dengan memperhitungkan beban maksimal yang terjadi saat kendaraan mengangkut beban maksimal dengan besarnya widthtrack antara 1300mm � 1600mm. Dengan menggunakan mekanisme slot, posisi steering gear dapat diubah sesuai kebutuhan. Sehingga alat ini dapat digunakan untuk mengetahui karakteristik sudut belok yang terjadi akibat perubahan posisi steering gear, perubahan widthtrack dan perubahan beban. Mekanisme uji karaktristik sistem kemudi ini mampu mengukur sudut belok yang terjadi dan mengetahui pengaruh perubahan posisi posisi steering gear dan perubahan besarnya beban terhadap sudut belok ackerman pada sistem kemudi sehingga didapatkan desain sistem kemudi yang ideal.

fungsi fungsi pada bar insert ms. word



Hai bloggers. Apa kabar kalian? Aku harap baik baik aja ya…  kan kemarin posingan aku tentang membuat daftar isi dengan cepat udah, sekarang kita bikin header footer seperti di skripsi atau buku pelajaaran. kalian bisa setting workspace kalian dalam ms.wod dalam waktu cepat ga ngebeteein bener dehh.oke dehh langsung aja yah kita lihat caranya gimana.
Kalian harus tau kalau yang bakalan kita guanain adalah 2 bar dari ms. Word yaitu bar home dan bar insert. Bagi kalian yang belum tau bar insert fungsinya buat apa, bar insert itu fungsingya adalah untuk menyisipkan atau memasukan gambar, grafik, kolom, catatan kaki ataupun membuat tabel.
Aku jelasin bagiannya satu-satu dari paling kiri yaa..
1.      Cover page yaitu : tampilan depan halaman. Buat kalian yang lagi banyak bikin proposal, cover page itu sangat membantu loh. Masalahnya kalian bisa save cover page kalian. Jadi bikin 1x bisa di pakai berulang kali hhe.. aku kasih tau caranya bikin cover page
-          Buka word lalu ketik cover yang ingin kalian buat

-          Jika sudah blog semua tulisan lalu klik save selection to cover page gallery. Otomatis cover yang kalian bikin tadi ke save di cover page ms. Word kalian. Kalian bisa meghapus covernya juga dengan cara klik atasnya yaitu remove cover.
2.      Lalu ada blank page, Fungsi ini sebenernya menurut aku adalah untuk menambakan lembar kerja baru yang masih kosong. Caranya gampang aja, kalian klik blank page lalu lembar kerja kosong bakalan muncul dengan sendirinya.
3.      Page brake agak mirip-mirip sama blank document, tapi bedanya dia langsung berhenti dan berpindah ke halaman lain.
4.      Table : untuk membuat sebuah tabel. tabel yang digunakan dalam ms.word bersifat sederhana yaa. Lain halnya dengan tabel yang ada di exel yang bisa pake rumus.
5.      Picture: kalo dalam bahasa Indonesianya gambar. Tapi yang dimaksudkan gambar disini adalah, ms.word menyediakan fasilitas agar mudah mengambil gambar dalam sebuah dokumen untuk dipindah ke lembar kerja ms. Word.  Untuk catatan aja, menambahkan gambar pada ms. Word juga bisa di setting gambarnya bisa di terangi (brighten) atau di gelapkan (darken) atau juga bisa di potong (crop).
6.      Clip art adalah fungsi untuk mengilustrasikan sebuah tulisan. Bentuk gambarnya ada yang kecil ada yang besar. Untuk menyisipkan gambarnya cukup klik clip art, lalu klik go dan gambar yang ada di clip art bakalan muncul dengan sendirinya.
7.      Icon shapes, yaitu fungsi yang memberikan fasilitas untuk sebuah icon. Seperti tanda panah, kotak, lingkaran atau bentuk bentuk lainnya.
8.      SmartArt, yaitu grafik yang melambangkan sebuah hubungan. Dari proses awal sampai proses akhir
9.      Chart, yaitu fasilitas dari bar insert yang bisa untuk membuat grafik. Beda halnya dengan smartart, grafik disini hanya mengambarkan perkembngan suatu relasi ketika sudah dijalankan.
10.  Lalu juga ada hyperlink. Yaitu icon yang bisa untuk memasukan sebuah dokumen dalam kata. Bingung yaa?? :Dcontohnya begini, kalo kalian suka download lagu atau apapun dalam sebuah situs internet pasti kalian klik bacan yang berwarna biru. Kalian pasti bingung kenapa bacaan tersebut bisa di klik sedangkan yang lain tidak. Rahasianya itu yaa pake hyperlink. Begini caranya:
-          Kalian buat dulu kata yang kalian mau pake buat hyperlink, lalu kalian blog semuanya
-          Sesudah itu langsung kalin klik hyperlinknya trus bakalan muncul folder-folder  yang ada di komputer kalian. Kalian pilih foldernnya. Lalu klik ok
-          Kata-kata yang kamu blog tadi bakalan berubah jadi biru trus bisa diklik dengan sendirinya. Kalo ga percaya, coba aja hha
11.  Next di bawahnya hyperlink itu ada bookmark, kalo kalian yang belum tau funsinya buat apa, waktu aku praktek sih kata dosen aku bookmark itu dipakai jika kalian belum selesai membuat pengertian dalam suatu karya ilmiah, kalian bisa tunda dengan menggunakan bookmark. bookmark ini sebagai pengingat jika kita belum selesai menulisakan suatu kata. Masih bingung?? Begini nih caranya
-          Kalian blok kata yang belum kalian selesaikan, klik bookmark beri judul lalu klik add
-          Close bokkmark dan kerjakan bagian lain dalam karya ilmiah kamu,
-          Kamu klik bookmark lagi dan klik judul yang kalian ketik tadi,lalu klik go to
-          Lembar kerja otomatis bakalan berpindah ke tempat yang kalian beri judul pada bookmark. Coba deh biar kalian ngerti
12.  Nah untuk bagian terakhir dari materi hari ini aku satuin aja yaa. Yaitu header dan footer lalu page number. Ini biasa di gunakan adlam karya ilmiah, seperti skripsi, buku pelajaaraan dst. aku bakalan ngasih tau caranya pake header dan footer dengan cara yang berbeda. Begini nih caranya:
-          Pertama kalian buat terlebih dahulu karya ilmiah yang akan kalian buat beserta judulnya
-          Jika sudah kita mulai setting dari hedaernya, klik header lalu kalian pilih header yang kalian mau, kalo kamu mau pake header yang berbeda pada setiap halamannya klik different odd&even page. Yang artinya perbedaan halaman pada nomor ganjil dan genap. Lakukan hal yang sama pada footernya lalu hasilnya akan kelihatan seperti ini
-          Jika kalian ingin menambahakan nomor pada halamannya, kalian tinggal klik page number, lalu setting nomer sesuai yang kamu inginkan
Akhirnya selesai juga materi word dalam meni insertnya. Jangan bosen-bosen yaa untuk baca blog aku. Beri komentar dan saran jika perlu terima kasih

Senin, 27 Oktober 2014

STUDI DISTRIBUSI AIR PENDINGIN DI DALAM KONDENSOR PLTP WAYANG WINDU UNIT 2 MELALUI PEMODELAN CFDa

RESUME DIGILIB ITB
STUDIES OF COOLING WATER DISTRIBUTION INSIDE CONDENSER IN PLTP WAYANG WINDU UNIT 2 THROUGH CFD MODELLING
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-06-25 15:21:52
Oleh : ARI PRASETYO UTOMO (NIM : 13107135); Pembimbing : Dr. Willy Adriansyah ST, MT, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2011, dengan 7 file

Keyword : Distribusi Air Pendingin, Kondensor, PLTP Wayang Windu Unit 2, CFD
Krisis energi merupakan salah satu masalah yang dihadapi negara-negara di seluruh dunia saat ini, hal ini didorong dengan semakin pesatnya pertumbuhan industri khususnya di Indonesia, baik dari segi jumlah maupun jenis. Salah satu yang menjadi alternatif potensial adalah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi.

Kendala yang dihadapi oleh Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi adalah masa pemakaian efektif yang cukup terbatas yaitu sekitar 50 tahun (Stefansson, 2000). Hal ini memaksa dilakukannya rekayasa teknik guna meningkatkan efisiensi PLTP, sehingga kinerja suatu PLTP dapat dioptimalkan. Salah satunya adalah pada sisi pendinginan (Cold End) yang dapat dilakukan proses modifikasi.

Pada penelitian tugas akhir ini, dilakukan simulasi aliran air pendingin di pipa-pipa kondenser, mulai dari basin intake pit air pendingin menuju ke horizontal header di dalam kondenser dengan menggunakan perangkat lunak Computational Fluids Dynamics (CFD). Analisis dilakukan mulai dari desain yang sudah ada (Existing Design) dan desain modifikasi untuk mendapatkan karakteristik aliran, tekanan masuk nozzle, dan laju aliran massa masing-masing vertical header. Data-data berupa laju aliran massa air pendingin dan tekanan masuk nozzle akan digunakan sebagai data awal untuk penelitian selanjutnya berupa modifkasi bentuk nozzle. Hasil pemodelan CFD pada existing design memberikan pola distribusi air pendingin yang tidak merata, sedangkan pada modifikasi dengan pemberian fillet 160 mm, pola distribusi air pendingin menjadi lebih merata.

PENGARUH TEMPERATUR BAHAN BAKAR TERHADAP KINERJA POMPA INJEKSI MOTOR BENSIN

RESUME DIGILIB ITB
EFFECT OF FUEL TEMPERATURE TO GASOLINE FUEL PUMP PERFORMANCE
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-06-26 15:56:07
Oleh : Tim Pembimbing : Dr.Ing. Tri Yuswidjajanto Zaenuri; Prof. Wiranto Arismunandar, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2011, dengan 7 file

Keyword : temperatur bahan bakar, kinerja pompa injeksi motor bensin
Bahan bakar kini telah menjadi kebutuhan yang mendasar bagi manusia dan industri di dunia. Seiring berjalannya waktu, perkembangan teknologi proses pembakaran dan pengurangan emisi gas buang kendaraan bermotor, khususnya mobil, menjadi sangat pesat. Namun, sayangnya di Indonesia kehadiran teknologi yang bertujuan untuk mengurangi emisi kendaraan bermotor ini tidak diimbangi dengan kualitas bahan bakar yang beredar di pasar. Dalam penelitian ini, dianalisis bagaimana temperatur bahan bakar dapat

mempengaruhi kinerja pompa injeksi motor bensin. Konsep perancangan alat pengujian yang dibuat diambil dariStandard SAE 1537Validation Testing of Electric Fuel Pumps for Gasoline Fuel Injection Systems, terutama pada bagian fuel pump hot fuel handling. Pengujian yang dilakukan selama 24 jam untuk setiap tingkat temperatur bahan bakar bertujuan untuk mengetahui perubahan kinerja pompa injeksi. Terdapat 3 temperatur uji yang dimaksudkan untuk menunjukkan perbandingan penurunan kinerja pompa injeksi di masing-masing tingkat temperatur. Analisis dilakukan berdasarkan debit dan tekanan pompa injeksi yang diambil setiap 6 jam.

Dari pengujian diperoleh fakta terjadi penurunan performa yang signifikan pada pompa injeksi motor bensin. Pompa injeksi yang beroperasi pada temperatur bahan bakar tinggi mengalami kegagalan yang ditandakan dengan penurunan tekanan sebesar 20% dan penurunan debit sebesar 70% apabila dibandingkan dengan kondisi awalnya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa temperatur bahan bakar sangat menentukan umur pakai pompa injeksi.

EVALUASI PROSES PENGERINGAN “CUT PILOT PLANT” UNTUK MENDAPATKAN BATUBARA BERNILAI KALOR TINGGI SECARA EFISIEN

RESUME DIGILIB ITB
THE EVALUATION OF CUT PILOT PLANT‟S DRYING PROCESS TO EFFICIENTLY GET HIGH CALORIVIC VALUE COALS
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-06-27 08:48:58
Oleh : WILLEM LAWRENCE (NIM : 13107095); Pembimbing : Dr. Ir. Toto Hardianto ; Dr. Willy Adriansyah, ST, S2 - Mechanical Engineering
Dibuat : 2011, dengan 9 file

Keyword : CUT Pilot Plant, Batubara Bernilai Kalor Tinggi Secara Efisien
Coal Upgrading Technology (CUT) merupakan metode peningkatan kualitas batubara dengan pengeringan dalam unggun terfluidisasi yang menghasilkan produk akhir berupa briket batubara. CUT pilot plant telah dibangun untuk mengetahui apakah metode ini cukup baik untuk dikembangkan secara komersial (commercial plant). Kondisi tingkat keadaan pengeringan pada pilot plant berbeda dari rancangan awal namun sudah menghasilkan produk briket batubara yang dinilai sudah baik. Pada tugas akhir ini dilakukan verifikasi kualitas produk briket batubara dari CUT pilot plant. Kualitas produk briket batubara akan dijadikan dasar pertimbangan untuk menentukan tingkat keadaan pengeringan terbaik untuk CUT. Untuk menentukan tingkat keadaan pengeringan, kita perlu mengetahui karakteristik penguapan batubara. Karakteristik penguapan batubara bisa didapatkan dengan melakukan Thermalgravimetric analysis (TGA). Dari hasil analisis dapat ditarik kesimpulan akhir bahwa pada proses pengeringan dengan temperatur 150oC kandungan air batubara telah menguap, volatile matter belum menguap, sedangkan tar sudah meleleh dan dapat digunakan untuk proses pembriketan. Tingkat keadaan pengeringan pada temperatur 150oC memenuhi kriteria yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas batubara. Tugas akhir ini memberikan informasi tingkat keadaan pengeringan untuk proses peningkatan kualitas batubara, semoga tugas ini dapat bermanfaat untuk pengembangan CUT commercial plant di masa yang akan datang.

ANALISIS DINAMIK STRUKTUR BADAN LOKOMOTIF DH

RESUME DIGILIB ITB
DYNAMIC ANALYSIS OF CAR BODY STRUCTURE LOCOMOTIVE DH
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-06-30 10:29:29
Oleh : AMAR HAMZAH SURYONO (NIM : 13107064); Dosen Pembimbing : Rachman Setiawan, ST, M.Sc.,Ph.D., S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2011, dengan 8 file

Keyword : Analisis Dinamik Struktur Badan Lokomotif, DH, PT INKA
Lokomotif memiliki fungsi sebagai penggerak utama pada serangkaian kereta api. PT INKA sebagai satu-satunya perusahaan manufaktur kereta api di Indonesia berkeinginan untuk merancang dan memproduksi lokomotif diesel hidrolik untuk pertama kalinya di Indonesia. Dikarenakan produksi lokomotif ini baru pertama kalinya dilakukan, maka diperlukan proses analisis engineering dalam tahapan produksi lokomotif untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang baik. Dalam studi kasus Tugas Sarjana ini, aspek engineering yang harus dilakukan dalam analisis salah satunya adalah analisis dinamik terhadap struktur badan lokomotif. Analisis dinamik ini mencakup analisis modal struktur dan analisis harmonik yang dilakukan dengan bantuan perangkat lunak berbasis elemen hingga ANSYSTM. Analisis modal diperlukan untuk menentukan frekuensi natural struktur serta moda getar dari setiap frekuensi naturalnya. Selanjutnya dilakukan analisis harmonik struktur untuk mendapatkan kurva respon FRF dari struktur akibat eksitasi input harmonik dari luar, dalam hal ini adalah mesin diesel dan getaran dari bogie. Langkah selanjutnya setelah analisis dinamik dilakukan, kemudian dilakukan verifikasi hasil analisis dengan beberapa data seperti data hasil eksperimen getaran pada struktur sebenarnya. Verifikasi ini dilakukan dengan membandingkan frekuensi natural pada moda getar bending pertama. Selain itu, dilakukan verifikasi terhadap frekuensi putar komponen lokomotif dimana diharapkan tidak ada komponen yang bekerja pada frekuensi natural struktur, sehingga berpotensi terjadinya resonansi getaran. Dari keseluruhan analisis tersebut, didapatkan suatu keputusan untuk melakukan

modifikasi terhadap struktur. Hal ini dikarenakan terdapat moda getar dengan frekuensi natural yang kritis sebesar 10,042 Hz, 11,391 Hz, dan 26,603 Hz yang hampir mirip

dengan frekuensi operasional komponen, dalam hal ini mesin. Untuk menjauhkan nilai frekuensi ini dilakukan modifikasi dengan menambah kekakuan dari struktur dengan menambah ketebalan pelat pada struktur sehingga memiliki nilai frekuensi natural yang meningkat menjadi 10,148 Hz, 11,411 Hz, dan 26,613 Hz. Setelah struktur dimodifikasi, kemudian dilakukan analisis harmonik untuk mengetahui tegangan yang terjadi akibat pembebanan dinamik getaran kritis mesin dan getaran bogie. Besar tegangan yang terjadi akibat pembebanan dinamik adalah 100 MPa dan 44,9 MPa berlokasi di sekitar dudukan mesin/ditengah struktur lokomotif.