resume ITS
MULTI GENDER BICYCLE DESIGN
Created by :HENDARTO, REINALDI ( 2108100113 )
| Subject: | Sepeda |
| Alt. Subject : | Bicycles--design and construction |
| Keyword: | Multi-gender Prototype Safe Ergonomic Pedal energy Heart rate Muscle tension |
Description:
Selain
sebagai alat transportasi, sepeda telah menjadi gaya hidup (life style)
di kota-kota besar. Kebutuhan konsumen terhadap sepeda menunjukkan tren
yang semakin meningkat. Dampak yang ditimbulkan adalah semakin banyak
tipe dan model sepeda yang beredar di pasaran. Dari hasil kuisioner
yang disebarkan, sepeda yang dapat digunakan oleh laki-laki maupun
perempuan perlu dikembangkan. Berdasarkan hal diatas, maka pada
penelitian ini dilakukan pengembangan sepeda multi gender (unisex bike).
Langkah-lamgkah penelitian yang dilakukan adalah merancang rangka
sepeda, yaitu dengan menghitung kekuatan material secara manual.
Evaluasi resiko cedera pengendara, baik laki�laki maupun perempuan
dilakukan dengan perhitungan RULA (Rapid Upper Limb Assessment). Langkah
selanjutnya adalah proses pembuatan dan perakitan rangka sepeda,
selanjutnya aksesoris pelengkap sepeda seperti sadel,setang, roda, dsb
kemudian dipasang sampai menjadi sebuah sepeda. Sedangkan langkah
terakhir adalah uji prototype untuk mengetahui energi kayuh, heart rate,
dan tegangan otot kaki pengendara untuk mengayuh sepeda multi gender
ini. Hasil yang didapat kemudian dibandingkan dengan hasil percobaan
yang sama untuk sepeda kota.
Dari rancang bangun sepeda multigender ini didapatkan rancangan rangka
sepeda yang memiliki berat total 4,9 kg, STA sebesar 66�, dan mampu
menahan beban sebesar 75 kg, dengan tegangan maksimum berada pada engsel
belakang sebesar 3,925 MPa. Perbandingan dengan sepeda kota menunjukkan
bahwa sepeda multi gender lebih ringan dikayuh. Hal ini ditunjukkan
oleh energi kayuh, heart rate dan tegangan otot kaki pengendara untuk
sepeda multi gender yang lebih kecil daripada sepeda kota. Secara
prinsip sepeda yang dirancang dan dibuat dapat digunakan oleh pria dan
wanita, dengan aman dan ergonomis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar